jump to navigation

Sedikit Menilik Tentang Korupsi dan Ekonomi May 29, 2009

Posted by Robby Alexander Sirait in EKONOMI, POLITIK, SASTRA BEBAS.
add a comment

tulisan korupsi

PENDAHULUAN

Korupsi yang dalam terminology ekonomi sering disebut transaction cost, policy cost atau administrative cost merupakan perilaku atau tindakan yang secara normative dilarang dan dibenci tetapi pada kenyataannya masih sering dilakukan, seringkali terjadi di berbagai negara yang perekonomiannya masih pada level berkembang dan atau miskin serta terjadi di negara-negara yang masih memiliki sistem birokrasi yang jauh dari baik, rapi serta efisien dan penerapan good governance masih jauh dari baik.

Permasalahan korupsi di Indonesia bukan lagi menjadi masalah baru bagi sistem hukum, pemerintahan dan ekonomi. Permasalahan korupsi semenjak orde lama hingga saat ini masih menjadi permasalahan yang serius dihadapi oleh Indonesia di dalam rangka menjalankan roda pembangunan nasional baik dilihat dari perspektif ekonomi, social, politik, budaya maupun hukum. Indikasi permasalahan korupsi sudah ada sejak orde lama adalah salah satu pernyataan Bung Hatta empat puluh tahun silam yang menyatakan “Korupsi sudah menjadi bagian dari budaya kita”[1].

Pada Zaman kabinet Burhanudin gerakan anti korupsi telah menangkap Mr. Djody Gondokusumo (mantan menteri kehakiman kabinet Ali I) karena dicurigai melakukan korupsi. Pada kabinet Ali II beberapa orang dituduh korupsi antara lain : Ir. Han Swie Tik, Lie Hok Thay, dan Mr. Ruslan Abdul Gani (Dawam Rahardjo, 1999).

Di zaman orde baru permasalahan korupsi yang diikuti konglomerasi segelintir orang atau kelompok semakin merajalela, hingga pada puncaknya terjadinya aksi besar-besaran penolakan atau pemprotesan KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotime) di tahun 1998. Di orde reformasi hingga saat ini permasalahan korupsi masih menjadi permasalahan serius di Indonesia dapat terlihat dari posisi peringkat korupsi atau peringkat CPI Indonesia (Corruption Perception Index) yang dirilis oleh Transparency International (TI). Dalam kurun waktu 2001 hingga 2008 peringkat CPI Indonesia masih sangat buruk, yang dapat dilihat pada table dibawah. (more…)

Sepenggal pemikiran yang terlintas pada saat menonton iklan sekolah gratis di televisi April 30, 2009

Posted by Robby Alexander Sirait in NASIONALISME, SASTRA BEBAS.
Tags: ,
add a comment

“Education is our passport to the future, for tomorrow belongs to those who prepare for it today”

Beberapa minggu lalu saya menonton  iklan “sekolah gratis sd dan smp”,ada beberapa hal yang ingin saya tulis terkait iklan tersebut.
Melihat iklan tersebut mungkin sebagai salah satu bagian dari bangsa yang baik memberikan apresiasi kepada pemerintah maupun DPR RI yang telah berupaya merealisasikan anggaran pendidikan 20 persen dan salah satu bentuk pelaksanaannya adalah sesuai dengan iklan tersebut (itu juga kalau apa yang disampaikan oleh iklan tersebut sesuai dengan apa yang terjadi di lapangan)

Akan tetapi melihat angka anggaran APBN tahun 2009 pada pos belanja pemerintah berdasarkan fungsi (fungsi pendidikan),angka anggaran fungsi pendidikan masih jauh dari 20 persen (yang masih membingungkan saya formula yang digunakan pemerintah dan DPR sehingga 20 persen dari mana).

Kemudian yang perlu diperhatikan dan dikritisi adalah kemana saja anggaran 20 persen tersebut kemana saja dialokasikan dan apakah alokasi 20 persen tersebut sudah dialokasikan kepada pos-pos yang efektif dan efisien dalam kerangka mengurangi beban biaya pendidikan yang harus ditanggung oleh masyarakat Indonesia. Yang juga harus diamati dan diperhatikan adalah berapa besar proporsi pembagian 20 persen anggaran tersebut (apakah proporsi untuk pos-pos dalam rangka meningkatkan angka partisipasi sekolah dan mengurangi beban masyarakat lebih besar dibanding pos-pos lain). Untuk itu dalam konteks anggaran pendidikan 20 persen,kita jangan sampai terjebaki hanya pada angkanya saja. Akan tetapi yang paling penting adalah bagaimana angka-angka tersebut dialokasikan dan direalisasikan.

(more…)

Renungan Hari Kartini : “R.A Kartini sebagai simbol perjuangan dan perlawanan kaum perempuan” April 22, 2009

Posted by Robby Alexander Sirait in NASIONALISME, SASTRA BEBAS.
Tags:
1 comment so far

kartini_ra_1

“…Alangkah besar bedanja bagi masjarakat Indonesia bila kaoem perempoean dididik baik-baik (Kutipan surat kartini Agustus 1901)”

R.A Kartini merupakan sebuah simbol perjuangan kaum perempuan dalam menghadapi kebodohan di dalam pendidikan dan sebagai simbol perlawanan terhadap pengekangan kaum perempuan terhadap dunia luar. Perjuangan dan perlawanan kartini harus selalu tetap dijadikan sabagai referensi dan titik awal setiap kaum perempuan direpublik ini untuk melawan kebodohan dan diskriminasi perlakuan di beberapa bidang atau hal. Diskriminasi perempuan dalam pembangunan ekonomi,sosial dan politik masih terus terjadi disetiap sendi-sendi kehidupan bangsa ini. Masih rendahnya keterlibatan dan partisipasi perempuan di dalam pembangunan ekonomi,sosial dan politik harus menjadi musuh bersama kita dalam rangka mensukseskan pembangunan menyeluruh di negeri ini.

(more…)

Carut Marut Persiapan Pemilu 2009 March 31, 2009

Posted by Robby Alexander Sirait in POLITIK, SASTRA BEBAS.
2 comments

kpu

Sembilan hari lagi akan tercatat sejarah baru di dalam catatan sejarah perjalanan bangsa Indonesia,  bangsa ini akan menentukan pilihannya pada tanggal 9 April 2009, tinggal sembilan hari pula rakyat Indonesia akan menentukan kemana arah bangsa ini di bawa selama 5 tahun ke depan melalui pilihan-pilihan yang akan mereka tentukan. Seharusnya pesta demokrasi lima tahunan ini, yang nantinya salah satu sejarah yang akan tercatat sebagai sejarah perjalanan bangsa ini,  harus di persiapkan dan dilaksanakan sebaikbaiknya, akan tetapi hingga kurang dari sembilan hari lagi menuju hari pencontrengan (9 April 2009) proses persiapan yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu (KPU) masih jauh dari baik dan optimal. Hingga saat ini persiapan yang dilakukan oleh KPU masih mengalami banyak permasalahan-permasalahan, persiapan KPU masih carut marut.  (more…)

Sosialisasi Partai Peserta Pemilu 2009 March 19, 2009

Posted by Robby Alexander Sirait in HANURA-PKPB-PPPI-PPRN-GERINDRA, POLITIK.
Tags: ,
1 comment so far

Pemilu 2009 yang akan diadakan tahun 2009 ini meliputi dua jenis pemilihan yakni pemilihan legislatif (DPR RI, DPRD dan DPD) dan pemilihan presiden. Pemilu tahun ini melibatkan 38 (tigapuluh delapan) partai nasional dan 6 (enam) partai lokal Aceh. Semua partai yang terlibat di dalam pemilu 2009 memiliki sejarah, visi dan misi masing-masing yang akan mereka jual kepada rakyat selama masa kampanye dan pemilu tahun ini. Disini saya akan coba meringkas apa yang menjadi visi dan misi partai-partai nasional peserta pemilu 2009 sebagaimana tertulis dibawah ini :

(more…)

DESENTRALISASI FISKAL – DANA ALOKASI UMUM February 28, 2009

Posted by Robby Alexander Sirait in EKONOMI.
1 comment so far

DESENTRALISASI FISKAL – DANA ALOKASI UMUM

Desentralisasi fiskal, yang merupakan penyerahan kewenangan di bidang keuangan antar level pemerintahan yang mencakup bagaimana pemerintah pusat mengalokasikan sejumlah besar dana dan/atau sumber-sumber daya ekonomi kepada daerah untuk dikelola menurut kepentingan dan kebutuhan daerah itu sendiri. Bagi daerah, desentralisasi fiskal berfungsi untuk menentukan jumlah uang yang akan digunakan pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kepastian mengenai jumlah alokasi dan mekanisme penyaluran akan menjadi bahan pengambilan keputusan bagi pemerintah daerah untuk merencanakan jenis dan tingkat pelayanan yang dapat diberikan kepada masyarakat. Pada intinya, desentralisasi fiskal berupaya memberikan jaminan kepastian bagi pemerintah daerah bahwa ada penyerahan kewenangan dan sumber-sumber pendapatan yang memadai untuk memberikan pelayanan publik dengan standar yang telah ditentukan.

(more…)